Kemungkinan kejahatan di kasus Century

2

December 3, 2009 by Tara

Melihat ramainya kasus century, jadi ingin ikut-ikutan nulis juga euy.

Disini aku cuman ingin menuliskan KEMUNGKINAN kejahatan yang terjadi pada kasus Century. Aku menuliskan ini karena melihat banyak omongan orang kok melenceng ke kiri dan kanan.

Mencermati kasus talangan dana century, aku mengidentifikasi KEMUNGKINAN kejahatan dalam bentuk :

1. Pemerasan kepada nasabah yang takut kehilangan uang.

Sebagai ilustrasi, misalkan seseorang memiliki simpanan di Century senilai Rp 200 milyar. Jika Century sampai ditutup, yang terjadi adalah duit Rp 200 milyar itu akan hilang, hanya diganti sebesar Rp 2 milyar. Jelas si orang ini akan keberatan kalau Century ditutup. Nah, misalkan orang ini kemudian diperas oleh seseorang yang memiliki kekuasaan: dia mesti setor Rp 50 milyar, maka duitnya dia balik. Dengan seperti ini maka orang ini akan terpaksa memberikan uang Rp 50 milyar sebagai setoran. Logika yang dia pegang: lebih baik kehilangan cuman 50 milyar deh daripada kehilangan 198 milyar.

Dalam kasus ini, bagaimana PPATK mendeteksi? Gampang: cukup cari pencairan (ataupun aktifitas transfer/ pemecahan rekening) yang secara kumulatif cukup besar dari satu rekening tertentu. Kemudian lacak pergerakan uang tersebut, lari ke mana saja. Kemungkinan akan ada yang lari ke rekening pihak tertentu. Hanya saja, sayang sekali, ternyata PPATK dibatasi hanya menelusuri sampai 7 lapis transaksi. Aku nggak tahu kenapa ada batasan ini, apakah teknis atau hukum. Cuman seandainya aku seorang penipu/ pemeras dan tahu batasan ini, dengan mudah aku bisa membuat 10 lapis transaksi dan transaksi uang pemerasannya pada transaksi ke-11, jadi tidak ketahuan.

2. Pencairan dana kepada yang tidak berhak.

Model kejahatan ini cara mudahnya adalah secara tiba-tiba muncul account di Century. Misalkan aku sebenarnya tidak pernah punya tabungan di Century. Tapi pas saat itu tiba-tiba saja aku jadi memiliki tabungan Rp 50 milyar (tentu saja ini tabungan palsu). Kemudian aku melakukan pengambilan uang tersebut.

Atau cara lain: Century disaat krisis tersebut malah memberikan kredit kepada perusahaan antah berantah dalam jumlah besar (misal: Rp 50 milyar). Perusahaan ini tidak jelas siapa pemilik, management maupun alamatnya. Dan kredit tidak melalui proses yang benar. Maka bocorlah uang dari bank Century ke perusahaan bodong tersebut.

Untuk mengetahui ini maka yang diperlukan adalah audit terhadap Bank Century. Adakah perilaku-perilaku menyimpang di dalamnya. Siapa yang bisa melakukan audit? Kemungkinan adalah KAP (Kantor Akuntan Publik) atau BPK.

3. Transaksi merugi

Misalkan Century ingin membocorkan duit, Century membuat transaksi jual beli valas sehingga posisi Century merugi. Transaksi ini bisa dalam waktu 1 hari ataupun 1 minggu, tetapi sudah diatur agar tujuannya Century merugi dan pihak lawan transaksinya beruntung. Proses ini tidak harus diwujudkan melalui 1 pihak lain, bisa saja melaui dua perusahaan, misal A dan B. Jadi century membeli valas ke A, kemudian jual valas ke B. Kemudian A dan B melakukan transaksi tersendiri.

Untuk mencermati kejadian ini, maka yang diperlukan adalah proses audit oleh KAP atau BPK. Cek apakah posisi transaksi valas merugi. Jika tidak ada kerugian, maka tidak perlu dilakukan cek (artinya tidak ada kejahatan melalui ini). Jika ternyata posisinya merugi, kemudian dilacak apakah proses transaksi telah dilakukan dengan benar. Perhatikan lawan transaksi Century siapa, kemudian pada saat dilakukan transaksi tersebut, kondisi pasar umumnya seperti apa.

Itulah beberapa KEMUNGKINAN kejahatan dalam kasus bailout Century senilai 6.7 trilyun ini. Sekali lagi, ini hanyalah suatu KEMUNGKINAN. Persisnya, ya harus dicek lagi. Dari tulisan ini terlihat, bahwa untuk membuka kejahatan-kejahatan di Century, PPATK hanya memungkinkan menelusuri kasus 1. Sementara kasus 2 dan 3 harus dengan bantuan BPK atau KAP. Jadi, memang tidak bisa terlalu berharap hanya pada PPATK.

2 thoughts on “Kemungkinan kejahatan di kasus Century

  1. Rindu says:

    Setuju dengan segala kemungkinan diatas mas, kata JK ini perampokan !!

  2. […] – Kemungkinan Kejahatan di Kasus Century […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: