Memutar Krisis Ekonomi menjadi titik tinggal landas

1

February 24, 2009 by Tara

Ini habis baca-baca tentang krisis ekonomi, yang mengatakan krisis ekonomi saat ini lebih parah daripada Great Depression 1930-an.
Tiba-tiba aku teringat, bahwa setiap grafik penurunan, selalu ada titik balik. Krisis ekonomi di Indonesia th 97 ada titik baliknya. Great Depression pun juga ada titik baliknya. So, krisis ekonomi global ini pun aku yakin akan ada titik baliknya juga.
Mungkin aku tidak bisa menjelaskan seperti apa titik balik itu (kapan dan bagaimana situasinya). Hanya satu hal yang jelas, sekiranya kita bisa memanfaatkan, seiring dengan titik balik dunia itu, kita juga bisa memanfaatkannya.
Secara mikro, untuk diterapkan di diri masing-masing, yang paling mendasar adalah: JAGA KEYAKINAN. Selalu yakin lah bahwa krisis akan ada titik balik.
Yang kedua, baru kita buka mata, pertajam analisa untuk melihat peluang apa yang bisa dilakukan.
Yang ketiga, bertahan lah hingga titik balik itu muncul. Bertahan artinya: bertahan hidup dan terus mengasah kemampuan untuk full push pada saat yang tepat.

Itu adalah point-point sederhana yang bisa aku sarikan. Pada prakteknya, tergantung dimana teman-teman sekarang beraktifitas. Yang bergerak di IT, Advertising, manufaktur, dll.

Secara umum, ekonomi Indonesia selama ini mengandalkan buruh dan hasil alam. Secara sederhana bisa dikatakan ekonomi dengan margin rendah. Saat krisis ini, saat dimana negara-negara maju banyak orang depresi dan pertumbuhan mengkerut, adalah saat dimana orang-orang Indonesia mengupayakan menggeser dari margin rendah ke margin lebih tinggi.
Secara sederhana, ketika orang-orang di negara maju mengurangi pembelian barang-barang branded mahal, saatnya lah designer-designer kita meluncurkan produk dengan harga lebih murah. Note: maksud lebih murah ini adalah, produk designer baru (dari Indo) lebih murah daripada produk brand luar yang sudah established. Ini bagi Indonesia tetaplah suatu peningkatan, dari sebelumnya hanya sebagai kuli, meningkat sedikit masuk ke pasar designer. Wajarlah kalau pada saat awal belum bisa sekelas dengan papan atas dunia. Tapi, inilah saat memulai!
Designer diatas adalah suatu permisalan untuk berbagai bidang. Bisa design baju, mebel, IT, maupun produk-produk lain. Intinya: shifting dari level operator ke level supervisor, planner ataupun designer. Itu adalah shifting dari jenis pekerjaan.

Yang kedua adalah dari qualitas. Untuk produk-produk kualitas rendah, inilah saatnya untuk mengasah diri, shifting ke produk berkualitas tinggi. Peningkatan kualitas, cenderung akan meningkatkan margin. Ini berlaku tidak hanya untuk yang bermain di pasar ekspor saja, tetapi juga yang bermain di pasar lokal. Hilangkan pikiran, bahwa lokal hanya mampu membayar kualitas rendah. Sekiranya ada kualitas yang lebih tinggi dengan harga yang sedikit lebih mahal (syukur2 tetap), aku yakin pasar akan mau membayar (note: kenaikannya layak ya..).

Yang ketiga, dari sisi jenis produk. Ketika selama ini mengandalkan hasil alam, sudah saatnya kita menggeser untuk memberi nilai tambah. Jangan menjual hasil alam begitu saja. Tambahkan sedikit proses lah pada produk itu.

Ini adalah analisa umum. Aku yakin temen-temen bisa memanfaatkan ini di bidang dimanapun bergerak, baik yang dalam posisi berbisnis ataupun sebagai karyawan. Akhirnya kembali pada kita semua, mau memandang krisis sebagai ancaman atau peluang? Saya memilih berdiri di kata peluang🙂

*Maka sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan; sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Q.S 94, ayat 5-6)

One thought on “Memutar Krisis Ekonomi menjadi titik tinggal landas

  1. […] – Memutar Krisis Ekonomi Menjadi Titik Tinggal Landas […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: