Kontradiksi dan Non-Kontradiksi

5

January 12, 2009 by Tara

Ini adalah issue lama antara aku dan Budi. Aku percaya penuh bahwa Tuhan itu Maha Besar, tidak diikat oleh logika. Sehingga hukum kontrakdisi atau non kontradiksi tidak mengikat Tuhan.

Dulu-dulu aku hanya berbicara tentang keyakinan, tanpa sanggup memberikan bukti riil tentang kontradiksi.

Sekarang aku punya bukti riil kontradiksi. Yaitu tentang air. Kita semua tahulah tentang siklus air, bagaimana air berasal. Nah, sekarang bagaimana dengan Zamzam?

Aku kemarin berpikir panjang tentang zamzam dan tidak menemukan penjelasannya secara logika. Berikut adalah fakta :

1. Sebuah sumber air, umumnya lingkungan disekitarnya dijaga. Ketika lingkungan sekitarnya rusak, maka yang terjadi sumber air itu akan rusak dan berhenti mengeluarkan air. Fakta di air Zamzam : di sekeliling area itu dipenuhi dengan hotel-hotel bertingkat tinggi (artinya ada penggalian tanah yang dalam untuk pondasi), termasuk jalan-jalan bawah tanah di sekitar Masjidil Haram. Ini adalah sesuatu yang berkontradiksi dengan hukum alam (dalam pemikiran manusia).

2. Ada sebagian berpendapat bahwa air Zamzam itu berasal dari laut yang terfilter lapisan tanah, sehingga mata air Zamzam tidak akan pernah habis. Pertanyaan sederhana : seberapa cepat sih rembesan air melalui tanah? Kalau mau coba, buat tumpukan tanah satu drum, kemudian taruh air satu liter di atasnya. Kemudian lihat seberapa cepat air turun. Akan lebih cepat kita menuang air daripada air turun! Nah, bayangkan untuk kebutuhan selama 1 bulan (anggap selama prosesi haji), dibutuhkan 40 juta liter air zamzam. Bayangkan, bagaimana air melalui laut menembus tanah, apakah bisa menghadapi sedotan pompa sedemikian kencang? Dugaanku, nggak akan bisa!

3. Seandainya lah Zamzam ternyata air purba (air tersimpan dibawah tanah, seperti minyak), kemudian bisa keluar dengan kecepatan pancar mengikut kecepatan sedot 40 juta liter dalam 1 bulan. Pertanyaannya, seberapa besar cadangan air ini? Dan, kenapa setelah musim haji selesai, dia tidak memancar dengan kapasitas yang tetap? Lihat lumpur porong, terus menerus itu keluar dari permukaan bumi. Kalau mengikuti logika maka seharusnya Makkah sudah kebanjiran dari dulu karena air Zamzam terus menerus keluar dengan kapasitas luar biasa.

So, gimana komentarmu tentang prinsip non kontradiksi dalam kasus ini Bud? Ditunggu comment-nya:p

5 thoughts on “Kontradiksi dan Non-Kontradiksi

  1. Tara says:

    hihi.. budi lagi mikir nih kayaknya:D

  2. iya lg mikir nih, strategi futsal, he3

  3. Tara says:

    Tennis aja Bud. Minggu pagi ikut kursus yuk..
    BTW, aku lagi mikir sepertinya ini bukan non kontradiksi. Ada kemungkinan aku salah mendeskripsikan. Atau bisa jg uraianku ini masih kurang lengkap. Tapi coba lihat jawabanmu dulu deh. Aku masih penasaran dengan kasus non kontradiksi ini.

  4. budi sulis says:

    Kursus tennis? Wah asik juga. Pengalaman buruk waktu dulu belajar tenis: capeknya bukan karena main tenis tapi karena kebanyakan ngambil bola yang berkelana sampai ke luar pagar lapangan

  5. Assalamu’alaikum..
    kumaha…damang??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: