Memahami Krisis Dunia

2

November 17, 2008 by Tara

Ada banyak orang yang aku lihat salah memandang krisis. Ada yang berpikir terlalu pesimis, takut Indonesia terkena krisis. Ada yang berpikir terlalu jauh, seolah-olah bangsa Amerika akan mengalami kehancuran.

Tergelitik hal itu, aku ingin mencoba menyederhanakan pemahaman tentang krisis.

Anggaplah ada beberapa orang, bernama Amerika, Indonesia, Jepang, Cina, dan Eropa (sementara untuk contoh, hanya disebutkan beberapa orang saja).

Si Amerika ini punya uang di kantongnya 100 ribu, si Jepang punya uang 110 ribu, si Cina punya uang 150 ribu, si Eropa punya uang 110 ribu, sementara si Indonesia hanya punya 10 ribu di kantongnya.

Mereka tiba-tiba menghadapi suatu krisis. Akibat krisis ini, si Amerika tiba-tiba duitnya jadi berkurang. Dari semula duit di kantong 100 ribu, sekarang dia terpaksa kehilangan duit 20 ribu, so duit di kantongnya dia tinggal 80 ribu. Si Jepang juga kehilangan duit 25 ribu, Eropa hilang 30 ribu, sementara si Cina cuman kehilangan 2 ribu. Si Indonesia, karena bukan sumber krisis, cuman kehilangan duit 250 perak.

So, inti dari cerita ini adalah :

1. Eropa, Amerika, Jepang, dan negara-negara maju lain boleh jadi mengalami krisis, dan kehilangan uang cukup besar. Tapi setelah kehilangan, tetap saja total duit di kantong mereka masih lebih banyak dari kantong Indonesia (meski Indonesia cuman kehilangan uang yang kecil).

2. Yang harus diperhatikan, dengan sumber daya yang dimiliki oleh negara maju : SDM, paten/ penelitian, infrastruktur, dll, negara maju akan tumbuh lagi setelah krisis berlalu. Potensi tumbuh mereka, bagaimanapun akan lebih tinggi dari Indonesia karena modal mereka lebih mantap.

3. Sebagai negara “miskin”, kehilangan yang “cuman” 250 perak (angka yang tidak seberapa dibandingin kerugian si Amerika), mungkin akan terasa sama atau lebih menyakitkan dibandingkan si Amerika yang kehilangan jauh lebih besar.

Angka-angka diatas bukan perbandingan angka sebenarnya. Tapi itu cukup menggambarkan situasi krisis dunia saat ini.

2 thoughts on “Memahami Krisis Dunia

  1. Rindu says:

    Ya ALLAH jadikan pemilik blog ini manusia pilihanMU yang berkeyakinan bahwa bumiMU yang terhampar luas adalah masjid baginya, kantornya adalah musholahnya, meja kerjanya adalah sajadah,

    Kemudian fungsikan setiap tatapan matanya penuh rahmat dan kasih sayang sebagai refleksi dari penglihatanMU, jadikan pikirannya husnuzhan, tarikan napasnya tasbih, gerak hatinya sebagai doa, bicaranya bernilai dakwah, diamnya full zikir, gerak tangannya berbuat sedekah, langkah kakinya jihad fi sabillillah.

    Selamat hari raya IDUL ADHA …

    RINDU a.k.a ADE

  2. […] – Memahami Krisis Dunia […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: