Sosial = Ngobrol rame-rame? October 3, 2008
Posted by Tara in Semua tentang Aku.trackback
=== Gugatan Seorang yang sering dianggap “tidak sosial” ===
Sepertinya definisi “sosial” yang umum di masyarakat adalah “bergaul/ beramah-tamah/ bisa ngobrol dengan orang banyak”. Dan seseorang dengan mudah dicap sebagai “tidak sosial” ketika dia tidak bisa beramah-tamah/ ngobrol ngalor ngidul dengan banyak orang. Orang yang pendiam = orang yang tidak bisa bersosialisasi.
Aku tidak tahu, apakah itu definisi yang benar?
Sepertinya terjadi penyederhanaan ya..
Seharusnya masyarakat lebih menekankan kata “sosial” pada suatu kepedulian sosial. Apalah artinya ngobrol manis kiri kanan, tetapi tangan terlipat ke belakang ketika ada yang membutuhkan?
Apalah arti ngobrol rame-rame ketika yang dibicarakan ternyata tidak bermanfaat atau malah menggunjing/ gosip ? (entah gosip tentang saudara sendiri atau gosip artis).
Aku menulis ini, kebetulan karena aku lebaran ini banyak bengongnya ketika berkumpul bersama keluarga. Emang aku orang yang susah ngomong dengan keluarga. Keluargaku sih mengerti dan tidak banyak mengkritik. Hanya saja aku tiba-tiba kepikiran sudut pandang orang-orang, maka aku menulis ini.
Tetapi namanya masyarakat, ada banyak pandangan. Aku punya pandangan, orang lain juga punya pandangan. Then, ya udah, hidup dengan pandangan masing-masing. Paling saling melihat dengan aneh satu dengan lainnya. Dan, itu adalah bagian dari kehidupan
.
ehm … gak bisa bersosial bukan berarti bertentangan kan mas? hanya beda cara memandang kan …
Hola hola Rindu.
Tak bisa bersosial contohnya, comment kamu suka aku diemin. Thanx pengertiannya untuk tidak marah ketika didiemin
aku juga termasuk yang suka malas ngomong kalo lagi kumpul keluarga…
ga cuma kumpul keluarga sih, kalo kumpul sama orang2 yang blom akrab juga rasanya malas bicara…
tapi kadang2 aku usahain juga sih basa basi sedikit, biar ga dicap ansos…