jump to navigation

What’s the next disaster? October 10, 2008

Posted by Tara in Pol-ek-sos-bud.
7 comments

Pada 28 Juni 2008, saya telah menulis ini :

http://dotindo.wordpress.com/2008/06/28/prepare-for-the-big-disaster/

Disitu saya sudah prediksikan akan ada suatu big disaster, meski saya tidak tahu big disaster macam apa. Big disaster ini merujuk bahwa kenaikan harga minyak dipicu oleh runtuhnya subprime mortgage.

Saat ini kita menghadapi krisis ekonomi dunia yang terbesar. Banyak perkiraan mengatakan ini lebih besar dari Great Depresion 1930. Selain pasar financial di US yang jatuh, di Eropa juga mulai berjatuhan (dan sepertinya lebih mengerikan daripada di US?).

Tentang apa yang terjadi, rasanya nggak tepat diulas disini. Silahkan update berita, maka akan muncul informasi-informasi baru.

Saat ini aku justru tertarik untuk memikirkan, apa kelanjutan dari krisis ini???

Ada banyak pendapat mengatakan Great Depresion memacu Perang Dunia II. Ada juga banyak pendapat, setiap kali ekonomi melemah, US memicu perang dengan negara lain (maaf, karena tulisan ringan di blog, saya belum dapat menyajikan data-data lengkap).

Beranjak dari history tersebut plus data ini :

- Iran dituduh mengembangkan senjata nuklir, dan Israel sangat gelisah dan mengancam serangan militer.

- Saat ini ada pemilu presiden US, dan Mc Cain adalah maniak perang yang gila, dan berpotensi kalah melawan Obama

Maka, skenario terburuk yang aku pikirkan adalah :

Mc Cain dan pendukung-pendukungnya akan meminta Israel segera menyerbu Iran. Serangan ini akan memanaskan situasi di US karena Iran sudah berjanji akan membalas serangan Israel ke seluruh kepentingan US (sebagai sponsor Israel). Dan jika terjadi perang, ada kemungkinan Mc Cain akan terpilih jadi Presiden karena dianggap lebih baik sebagai Jendral Perang daripada Obama.

Itulah skenario terburuk yang aku pikirkan bisa terjadi dalam waktu dekat ini. Seandainya (dan semoga) kemungkinan buruk ini tidak terjadi, maka skenario kemungkinan buruk kedua adalah, siapapun presiden US nanti, dia akan dipaksa untuk memicu perang dengan negara manapun.

Ini adalah konsekuensi dari prinsip Keynes. Dulu Keynes mengatakan, kalau perlu ada project menarik gunung es di kutub utara sekalipun, itu bisa dilakukan! (sory kalau salah, tapi kurang lebihnya seperti itulah). Dengan struktur perekonomian US, maka proyek pemerintah yang banyak memberi tarikan ekonomi ya perang.

Hmm.. semoga saja ramalan buruk ini tidak terjadi. Semoga orang-orang neokonservatif di US tidak bertindak segila yang ada di pikiranku.

Lawakan ahli sejarah? October 5, 2008

Posted by Tara in Pol-ek-sos-bud.
2 comments

Ini aku re-post, karena sebelumnya salah tulis, malah jadi page khusus. Punten, agak udik :D

Membaca polemik munculnya Pahlawan yang hilang, Supriyadi, sekarang jadi gondok :( . Coba baca ini :

http://www.detiknews.com/read/2008/08/13/133752/987882/10/baskara-andaryoko-wisnu-prabu-supriyadi-dari-jawa-tengah

===

Bagi Baskara, ada dua ‘Supriyadi’ saat ini, yaitu Supriyadi yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan Supriyadi yang berasal dari Blitar, Jawa Timur. Supriyadi dari Semarang alias Andaryoko tidak memiliki garis keturunan dengan keluarga Darmadi di Blitar.

“Memang ada dua versi Supriyadi. Yang satu Supriyadi dari Jawa Timur dan  Andaryoko dari Jawa Tengah yang mengaku sebagai Supriyadi,” kata Baskara, sejarawan sekaligus penulis buku ‘Mencari  Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno’, saat  berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (13/8/2008).

Baskara menjelaskan, ada dua tokoh Supriyadi yang muncul, sebagai pelaku peristiwa pemberontakan tentara PETA di Blitar 14 Februari 1945 silam. Keduanya sama-sama tentara PETA.

Tokoh Supriyadi dari Jawa Timur yang disebut sebagai adik tiri dari Oetomo Darmadi adalah anak seorang wedana di  Goranggareng, Madiun Jawa Timur. Istri pertama Wedana tersebut  melahirkan dua orang anak, yakni Supriyadi dan Wiyono yang keduanya  telah meninggal. Dia punya adik tiri salah satunya Oetomo Darmadi yang  punya 11 saudara.

“Satunya lagi Supriyadi yang kini bernama Andaryoko berasal dari Jawa  Tengah. Ya memang beda Supriyadi-nya dan berasal dari keluarga yang  berbeda pula,” tegas Baskara.

===

Bagaimana ini Baskara sebagai ahli sejarah? Kalau memang Supriyadi ini (pakai nama Andaryoko) berbeda dengan Supriyadi yang berasal dari Blitar dan disebut sebagai pahlawan, kenapa kok disebut dia sebagai Supriyadi yang hilang (yang dari Blitar)?

Ini mah namanya melacurkan intelektualitas :( . Ahli sejarah kok malah akhirnya cuman jadi biang gosip murahan. Belum pula kalau dilacak foto-foto yang disajikan, bisa jadi kena pasal pemalsuan dan penghinaan (pada Pahlawan Nasional).

Duh.. sangat tidak menarik deh ilmuwan seperti ini

Sosial = Ngobrol rame-rame? October 3, 2008

Posted by Tara in Semua tentang Aku.
3 comments

=== Gugatan Seorang yang sering dianggap “tidak sosial” ===

Sepertinya definisi “sosial” yang umum di masyarakat adalah “bergaul/ beramah-tamah/ bisa ngobrol dengan orang banyak”. Dan seseorang dengan mudah dicap sebagai “tidak sosial” ketika dia tidak bisa beramah-tamah/ ngobrol ngalor ngidul dengan banyak orang. Orang yang pendiam = orang yang tidak bisa bersosialisasi.
Aku tidak tahu, apakah itu definisi yang benar?
Sepertinya terjadi penyederhanaan ya..
Seharusnya masyarakat lebih menekankan kata “sosial” pada suatu kepedulian sosial. Apalah artinya ngobrol manis kiri kanan, tetapi tangan terlipat ke belakang ketika ada yang membutuhkan?
Apalah arti ngobrol rame-rame ketika yang dibicarakan ternyata tidak bermanfaat atau malah menggunjing/ gosip ? (entah gosip tentang saudara sendiri atau gosip artis).

Aku menulis ini, kebetulan karena aku lebaran ini banyak bengongnya ketika berkumpul bersama keluarga. Emang aku orang yang susah ngomong dengan keluarga. Keluargaku sih mengerti dan tidak banyak mengkritik. Hanya saja aku tiba-tiba kepikiran sudut pandang orang-orang, maka aku menulis ini.

Tetapi namanya masyarakat, ada banyak pandangan. Aku punya pandangan, orang lain juga punya pandangan. Then, ya udah, hidup dengan pandangan masing-masing. Paling saling melihat dengan aneh satu dengan lainnya. Dan, itu adalah bagian dari kehidupan :) .