<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: München: BMW supremasi dari kekuatan teori</title>
	<atom:link href="http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/</link>
	<description>Kumpulan ide yang terlintas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Dec 2009 15:10:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Domba Garut!</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-186</link>
		<dc:creator>Domba Garut!</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 21:09:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-186</guid>
		<description>Perlu doktor teori, dan doktor ahli kehidupan yang berpijak dengan nurani.. biar nggak pinter tapi kebablasan. Sebuah tulisan yang menggelitik dan menampar sekaligus baik bagi diri dan mungkin bapa-bapa yang duduk di kursi empuk BUMN jago kandang itu..

Memang mereka yang sudah terekspose dengan inovasi dan perkembangan di dunia luar dan faham akan pengembangan kompetensi anak bangsa akan merasa panas dan tertampar mukanya saat kelar mbaca postingan ini, namun sayangnya, kampret-kampret itu hanya berujar: &quot;auk ah gelap!&quot; - bener khan?

Salam prihatin..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu doktor teori, dan doktor ahli kehidupan yang berpijak dengan nurani.. biar nggak pinter tapi kebablasan. Sebuah tulisan yang menggelitik dan menampar sekaligus baik bagi diri dan mungkin bapa-bapa yang duduk di kursi empuk BUMN jago kandang itu..</p>
<p>Memang mereka yang sudah terekspose dengan inovasi dan perkembangan di dunia luar dan faham akan pengembangan kompetensi anak bangsa akan merasa panas dan tertampar mukanya saat kelar mbaca postingan ini, namun sayangnya, kampret-kampret itu hanya berujar: &#8220;auk ah gelap!&#8221; &#8211; bener khan?</p>
<p>Salam prihatin..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tara</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-151</link>
		<dc:creator>Tara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 09:29:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-151</guid>
		<description>duh rindu.. baca comment n0 2 deh:D

@Tri
Pertanyaan sederhana, apakah kita lebih tuhan daripada Tuhan sendiri?
Apakah Tuhan akan memberi seseorang hukuman di dunia, atau malah diberi segala kelimpahan di dunia, itu adalah kewenangan Tuhan dengan segala pertimbangan-Nya. Yang PASTI, di akhirat semua amal (baik dan buruk)akan dihisab. Kembali ke masalah bangsa, janganlah kita lebih tuhan daripada Tuhan. Ketentuan Tuhan, kita cukup melihat saja. Kita lakukan saja apa yang bisa kita lakukan:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>duh rindu.. baca comment n0 2 deh:D</p>
<p>@Tri<br />
Pertanyaan sederhana, apakah kita lebih tuhan daripada Tuhan sendiri?<br />
Apakah Tuhan akan memberi seseorang hukuman di dunia, atau malah diberi segala kelimpahan di dunia, itu adalah kewenangan Tuhan dengan segala pertimbangan-Nya. Yang PASTI, di akhirat semua amal (baik dan buruk)akan dihisab. Kembali ke masalah bangsa, janganlah kita lebih tuhan daripada Tuhan. Ketentuan Tuhan, kita cukup melihat saja. Kita lakukan saja apa yang bisa kita lakukan:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rindu</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-150</link>
		<dc:creator>Rindu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 03:33:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-150</guid>
		<description>Udah balik ke Indo mas?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Udah balik ke Indo mas?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trisetyarso</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-149</link>
		<dc:creator>trisetyarso</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 02:16:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-149</guid>
		<description>Kang Tara ... nah itu dia, kaum Nabi Luth di azab hanya karena menyukai sesama jenis ... gimana pula kaum yang membantai orang yang beriman? yang jelas kejahatannya berlipat-lipat ...

Gak kebayang, deh ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang Tara &#8230; nah itu dia, kaum Nabi Luth di azab hanya karena menyukai sesama jenis &#8230; gimana pula kaum yang membantai orang yang beriman? yang jelas kejahatannya berlipat-lipat &#8230;</p>
<p>Gak kebayang, deh &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tara</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-148</link>
		<dc:creator>Tara</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 23:49:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-148</guid>
		<description>Mas Tri,
bahwa tindakan negara-negara itu jahat, aku tidak menutup-nutupi. 
Hanya saja, apakah kita akan menafsirkan kemauan Tuhan sesuka kita sendiri?
Kita menganggap negara lain jahat dengan kriteria &quot;membantai orang dan menjajah suatu negeri&quot;, dan kita anggap Tuhan akan memberikan hukuman langsung kepada mereka saat ini juga. Sementara terhadap kejahatan lain, kita anggap tidak akan diberi hukuman oleh Tuhan. Kok malah jadinya kita yang mengatur Tuhan???

Kalau kita melihat pada Kitab Suci, dijelaskan kasus kaum Luth (homo), Nuh (tidak mengikuti seruan Nabi), dll (kalau tidak salah ada juga kaum yang tidak jujur terhadap timbangan, di Nabi siapa.. lupa aku persisnya). Kejahatan mereka itu bukanlah menjajah bangsa lain, tapi toh Tuhan memberikan hukuman terhadap kaum tersebut.

Hendaknya kita tidak menjadi kelompok yang &quot;kuman diseberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak&quot;. 
Bahwa Tuhan memiliki ketentuan, kita wajib percaya. Apa ketentuan Tuhan, tak satupun yang bisa meramalnya. 

Bahwa kita sakit hati terhadap tindakan suatu bangsa, kembali kepada kita. Akankah kita hanya duduk berpangku tangan atau kita terus berusaha. Aku ingat sindiran Hamka terhadap ulama-ulama ketika Napoleon menyerang mereka. Para ulama itu membaca Qur&#039;an di dalam masjid berdoa dan hasilnya Napoleon dengan kuda masuk ke masjid. Hal ini kalau tidak salah ditulis beberapa kali di tafsir Al Azhar. Sementara kalau kita bandingkan, Nabi saja ikut turun ke medan perang, dan sampai terluka terkena panah segala. Bahkan sampai ada aturan sholat dalam keadaan perang segala. 
Oh ya, ini tidak berarti aku mendukung suatu tindakan bunuh diri ya.. Mundurpun itu suatu strategi (Ada salah satu Panglima di jaman Rasul atau Khulafaur Rasyidin, yang memilih membawa mundur pasukan, dan itu dibenarkan. Ada salah seorang yang disiksa untuk keluar dari Islam, akhirnya menyatakan diri keluar dari Islam agar siksaan terhenti, tapi hatinya tidak keluar dari Islam, dan Nabi membenarkan tindakannya itu). Jadi sekali lagi, terserah pada strategi kita masing-masing. Mungkin belajar di Jepang itu suatu strategi? Bisa ya bisa tidak, tergantung pelakunya Mas:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Tri,<br />
bahwa tindakan negara-negara itu jahat, aku tidak menutup-nutupi.<br />
Hanya saja, apakah kita akan menafsirkan kemauan Tuhan sesuka kita sendiri?<br />
Kita menganggap negara lain jahat dengan kriteria &#8220;membantai orang dan menjajah suatu negeri&#8221;, dan kita anggap Tuhan akan memberikan hukuman langsung kepada mereka saat ini juga. Sementara terhadap kejahatan lain, kita anggap tidak akan diberi hukuman oleh Tuhan. Kok malah jadinya kita yang mengatur Tuhan???</p>
<p>Kalau kita melihat pada Kitab Suci, dijelaskan kasus kaum Luth (homo), Nuh (tidak mengikuti seruan Nabi), dll (kalau tidak salah ada juga kaum yang tidak jujur terhadap timbangan, di Nabi siapa.. lupa aku persisnya). Kejahatan mereka itu bukanlah menjajah bangsa lain, tapi toh Tuhan memberikan hukuman terhadap kaum tersebut.</p>
<p>Hendaknya kita tidak menjadi kelompok yang &#8220;kuman diseberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak&#8221;.<br />
Bahwa Tuhan memiliki ketentuan, kita wajib percaya. Apa ketentuan Tuhan, tak satupun yang bisa meramalnya. </p>
<p>Bahwa kita sakit hati terhadap tindakan suatu bangsa, kembali kepada kita. Akankah kita hanya duduk berpangku tangan atau kita terus berusaha. Aku ingat sindiran Hamka terhadap ulama-ulama ketika Napoleon menyerang mereka. Para ulama itu membaca Qur&#8217;an di dalam masjid berdoa dan hasilnya Napoleon dengan kuda masuk ke masjid. Hal ini kalau tidak salah ditulis beberapa kali di tafsir Al Azhar. Sementara kalau kita bandingkan, Nabi saja ikut turun ke medan perang, dan sampai terluka terkena panah segala. Bahkan sampai ada aturan sholat dalam keadaan perang segala.<br />
Oh ya, ini tidak berarti aku mendukung suatu tindakan bunuh diri ya.. Mundurpun itu suatu strategi (Ada salah satu Panglima di jaman Rasul atau Khulafaur Rasyidin, yang memilih membawa mundur pasukan, dan itu dibenarkan. Ada salah seorang yang disiksa untuk keluar dari Islam, akhirnya menyatakan diri keluar dari Islam agar siksaan terhenti, tapi hatinya tidak keluar dari Islam, dan Nabi membenarkan tindakannya itu). Jadi sekali lagi, terserah pada strategi kita masing-masing. Mungkin belajar di Jepang itu suatu strategi? Bisa ya bisa tidak, tergantung pelakunya Mas:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trisetyarso</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-147</link>
		<dc:creator>trisetyarso</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 07:13:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-147</guid>
		<description>Kang Tara, kalau kemaksiatan bangsa Indonesia, sebejat-bejatnya, tidak membantai orang atau menjajah suatu negeri.

Btw, coba Kang Tara lihat link2x berikut; apakah Allah akan membiarkan saja mereka itu, yang jelas-jelas membantai umat Islam?

http://eramuslim.com/berita/int/8513133630-iran-as-dan-inggris-dalang-ledakan-bom-masjid-shiraz.htm
http://1muslimnation.files.wordpress.com/2007/06/us-soldiers-inside-mosque.jpg?w=409&amp;h=271
http://video.google.com/videoplay?docid=-1648072155393373528&amp;q=american+soldier+mosque+iraq&amp;ei=PT8pSK-EK4GgqQPDpZGfCQ
http://www.youtube.com/watch?v=MXZ7GUVn4l4

Dsb ...

Sepertinya akan ada bayaran yang mahal untuk perbuatan mereka itu, Kang ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang Tara, kalau kemaksiatan bangsa Indonesia, sebejat-bejatnya, tidak membantai orang atau menjajah suatu negeri.</p>
<p>Btw, coba Kang Tara lihat link2x berikut; apakah Allah akan membiarkan saja mereka itu, yang jelas-jelas membantai umat Islam?</p>
<p><a href="http://eramuslim.com/berita/int/8513133630-iran-as-dan-inggris-dalang-ledakan-bom-masjid-shiraz.htm" rel="nofollow">http://eramuslim.com/berita/int/8513133630-iran-as-dan-inggris-dalang-ledakan-bom-masjid-shiraz.htm</a><br />
<a href="http://1muslimnation.files.wordpress.com/2007/06/us-soldiers-inside-mosque.jpg?w=409&amp;h=271" rel="nofollow">http://1muslimnation.files.wordpress.com/2007/06/us-soldiers-inside-mosque.jpg?w=409&amp;h=271</a><br />
<a href="http://video.google.com/videoplay?docid=-1648072155393373528&amp;q=american+soldier+mosque+iraq&amp;ei=PT8pSK-EK4GgqQPDpZGfCQ" rel="nofollow">http://video.google.com/videoplay?docid=-1648072155393373528&amp;q=american+soldier+mosque+iraq&amp;ei=PT8pSK-EK4GgqQPDpZGfCQ</a><br />
<a href="http://www.youtube.com/watch?v=MXZ7GUVn4l4" rel="nofollow">http://www.youtube.com/watch?v=MXZ7GUVn4l4</a></p>
<p>Dsb &#8230;</p>
<p>Sepertinya akan ada bayaran yang mahal untuk perbuatan mereka itu, Kang &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tara</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-146</link>
		<dc:creator>Tara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 01:14:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-146</guid>
		<description>@Mas Tri
1. Aku percaya faktor Tuhan. Sangat banyak yang bisa dilakukan oleh Tuhan. Cukup banyak variabel yang bisa diberikan oleh Tuhan, mulai dari topan, banjir, panas, virus, atau malah tentara depresi. Aku percaya bahwa jika Tuhan menghendaki suatu bangsa hancur, maka tidak akan ada yang bisa melawan. Sejarah sudah membuktikan bangsa Mesir kuno yang sedemikian tingginya pada saat itu, sekarang tidak berbekas. Yunani, roma, dll. Bahkan yang dekat dengan sekarang : Uni Soviet (sekarang Rusia), juga bisa dikategorikan tumbang (meski sekarang bangkit lagi). Tapi berbicara tentang kekuasaan Tuhan, tentunya kita tidak bisa meramal kan? Apakah cuman bangsa Amerika saja yang brengsek? Bagaimana dengan bangsa Indonesia? Bagaimana dengan bangsa Mesir?
Jadi dalam hal kekuasaan Tuhan, mutlak aku mengakui. Tapi apakah akan terjadi, dan bentuknya seperti apa, aku menghindarinya.

2. Politik akan membawa Amerika jatuh lebih parah? Mungkin. Tapi ingat, dengan SDM mereka, maka kejatuhan itu akan mampu mereka recovery. Salah satu keunggulan Amerika adalah sistem pasarnya, dimana nasib suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh beberapa orang yang berkuasa. Asset mereka untuk recovery cukup banyak : kekayaan (cek sendiri deh, berapa kekayaan Amerika), militer (kekuatan militernya masih yang terbesar), ilmuwan (cek berapa banyak ilmuwan yang disana), bisnis (bedakan bisnis dengan kekayaan ya.. Bisnis ini meliputi sistem bisnis yang terbangun, termasuk sdm, infrastruktur, penguasaan pasar, dll). Dengan semua kekuatan itu, aku yakin mereka akan recovery (keyakinan yang didasari analisa ya.. Kalau berdasar keimanan, hanya satu jawabannya: tergantung Tuhan!). 

3. Tentang eropa non eropa di Amerika. Tidak ada yang masalah disitu, karena mereka semua jadi satu: Amerika. Mau mereka tidak merasa Amerika, toh dengan bekerja disana mereka ikut memperkuat $ yang ujung2nya memperkuat Amerika. Toh mereka meningkatkan GNP Amerika. Dll.

4. Asia banyak hal melebihi Amerika dan Eropa? Asia yang mana dulu? Kalau itu Jepang, Korea, atau Cina, itu cukup mungkin untuk menggantikan posisi bangsa nomor 1. Tetapi jika Indonesia dihitung, terus terang aku masih tertawa:D. 
Tapi supaya tidak berpuas diri dengan asumsi-asumsi, coba dilihat deh, kekayaan terbesar di dunia siapa? Mata uang yang paling banyak digunakan siapa? Kekuatan militer terbesar siapa? Begitu itu disusun, misal kita jumlah Amerika dan Eropa, bandingkan dengan jmlah Asia, maka hasilnya akan bikin kaget deh:). Kalau menafsirkan dari konsumsi energi, kalau tidak salah 2/3 energi dikonsumsi negara2 maju(termasuk Jepang dan Cina sih kayaknya). Tapi persisnya, silahkan cari sendiri deh.. Aku belum sempet nyari nih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Mas Tri<br />
1. Aku percaya faktor Tuhan. Sangat banyak yang bisa dilakukan oleh Tuhan. Cukup banyak variabel yang bisa diberikan oleh Tuhan, mulai dari topan, banjir, panas, virus, atau malah tentara depresi. Aku percaya bahwa jika Tuhan menghendaki suatu bangsa hancur, maka tidak akan ada yang bisa melawan. Sejarah sudah membuktikan bangsa Mesir kuno yang sedemikian tingginya pada saat itu, sekarang tidak berbekas. Yunani, roma, dll. Bahkan yang dekat dengan sekarang : Uni Soviet (sekarang Rusia), juga bisa dikategorikan tumbang (meski sekarang bangkit lagi). Tapi berbicara tentang kekuasaan Tuhan, tentunya kita tidak bisa meramal kan? Apakah cuman bangsa Amerika saja yang brengsek? Bagaimana dengan bangsa Indonesia? Bagaimana dengan bangsa Mesir?<br />
Jadi dalam hal kekuasaan Tuhan, mutlak aku mengakui. Tapi apakah akan terjadi, dan bentuknya seperti apa, aku menghindarinya.</p>
<p>2. Politik akan membawa Amerika jatuh lebih parah? Mungkin. Tapi ingat, dengan SDM mereka, maka kejatuhan itu akan mampu mereka recovery. Salah satu keunggulan Amerika adalah sistem pasarnya, dimana nasib suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh beberapa orang yang berkuasa. Asset mereka untuk recovery cukup banyak : kekayaan (cek sendiri deh, berapa kekayaan Amerika), militer (kekuatan militernya masih yang terbesar), ilmuwan (cek berapa banyak ilmuwan yang disana), bisnis (bedakan bisnis dengan kekayaan ya.. Bisnis ini meliputi sistem bisnis yang terbangun, termasuk sdm, infrastruktur, penguasaan pasar, dll). Dengan semua kekuatan itu, aku yakin mereka akan recovery (keyakinan yang didasari analisa ya.. Kalau berdasar keimanan, hanya satu jawabannya: tergantung Tuhan!). </p>
<p>3. Tentang eropa non eropa di Amerika. Tidak ada yang masalah disitu, karena mereka semua jadi satu: Amerika. Mau mereka tidak merasa Amerika, toh dengan bekerja disana mereka ikut memperkuat $ yang ujung2nya memperkuat Amerika. Toh mereka meningkatkan GNP Amerika. Dll.</p>
<p>4. Asia banyak hal melebihi Amerika dan Eropa? Asia yang mana dulu? Kalau itu Jepang, Korea, atau Cina, itu cukup mungkin untuk menggantikan posisi bangsa nomor 1. Tetapi jika Indonesia dihitung, terus terang aku masih tertawa:D.<br />
Tapi supaya tidak berpuas diri dengan asumsi-asumsi, coba dilihat deh, kekayaan terbesar di dunia siapa? Mata uang yang paling banyak digunakan siapa? Kekuatan militer terbesar siapa? Begitu itu disusun, misal kita jumlah Amerika dan Eropa, bandingkan dengan jmlah Asia, maka hasilnya akan bikin kaget deh:). Kalau menafsirkan dari konsumsi energi, kalau tidak salah 2/3 energi dikonsumsi negara2 maju(termasuk Jepang dan Cina sih kayaknya). Tapi persisnya, silahkan cari sendiri deh.. Aku belum sempet nyari nih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trisetyarso</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-145</link>
		<dc:creator>trisetyarso</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 00:25:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-145</guid>
		<description>Btw, Kang Tara, dalam banyak hal, Asia sudah jauh melebihi Amerika dan Eropa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Btw, Kang Tara, dalam banyak hal, Asia sudah jauh melebihi Amerika dan Eropa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alasan mengapa Amerika menuju akhir &#8230; &#171; Revolusi Sains Indonesia</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-144</link>
		<dc:creator>Alasan mengapa Amerika menuju akhir &#8230; &#171; Revolusi Sains Indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 00:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-144</guid>
		<description>[...] Alasan mengapa Amerika menuju akhir&#160;&#8230;    http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-143 [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Alasan mengapa Amerika menuju akhir&nbsp;&#8230;    <a href="http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-143" rel="nofollow">http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-143</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trisetyarso</title>
		<link>http://dotindo.wordpress.com/2008/05/02/munchen-bmw-supremasi-dari-kekuatan-teori/#comment-143</link>
		<dc:creator>trisetyarso</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 16:16:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dotindo.wordpress.com/?p=47#comment-143</guid>
		<description>Hihihi ... Mas Tara bisa saja bikin diskusi.

Kehancuran dan bangkitnya suatu bangsa bukan saja disebabkan faktor ekonomi dan faktor pendidikan; melainkan banyak faktor, termasuk, jika kita menggunakan kaca mata iman, salah satunya adalah faktor kutukan orang-orang yang tertindas.

Amerika sejak tahun 2002 telah memposisikan sebagai negara penjajah. Bahkan, lebih dari itu, mereka adalah pembantai kaum muslimin di Afghanistan dan Irak.

Saya ragu, jika doa mereka yang sanak saudaranya terbunuh, jasmaninya rusak, masa depannya terampas oleh Amerika, doanya tidak diterima oleh Allah SWT ...

Itu dari kaca mata keimanan ...

Mau dipakai kacamata lain?

Ok, sekarang kita pakai kaca mata politik.

Amerika sekarang ini berada dalam krisis politik; rakyatnya harus memilih apakah harus memilih pemimpin kulit hitam yang identik dengan Islam (walaupun bukan Islam), yaitu Barrack Husein Obama ataukah pelanjut aliran politik perang Bush, yaitu John Mc Cain?

Ibarat main catur, kedua calon ini bakalan membawa Amerika ke jurang yang lebih parah dari sebelumnya.

Kajian yang bagian ini lain kali (atau Kang Tara sudah bisa menganalisanya ...)

Dari kacamata pendidikan:

Masyarakat Amerika yang berasal dari Eropa kin i malas-malas, sehingga posisi-posisi yang strategis direbut oleh orang non-Eropa, seperti Yahudi, India, Cina dan Jepang. Jelas sekali, ini sedikit banyak akan berdampak baik bagi negara2x tersebut dan akan merugikan Amerika sendiri.

Untuk yang terakhir ini, silakan search di youtube: &quot;Stupid American&quot;

Itu dulu, Kang ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hihihi &#8230; Mas Tara bisa saja bikin diskusi.</p>
<p>Kehancuran dan bangkitnya suatu bangsa bukan saja disebabkan faktor ekonomi dan faktor pendidikan; melainkan banyak faktor, termasuk, jika kita menggunakan kaca mata iman, salah satunya adalah faktor kutukan orang-orang yang tertindas.</p>
<p>Amerika sejak tahun 2002 telah memposisikan sebagai negara penjajah. Bahkan, lebih dari itu, mereka adalah pembantai kaum muslimin di Afghanistan dan Irak.</p>
<p>Saya ragu, jika doa mereka yang sanak saudaranya terbunuh, jasmaninya rusak, masa depannya terampas oleh Amerika, doanya tidak diterima oleh Allah SWT &#8230;</p>
<p>Itu dari kaca mata keimanan &#8230;</p>
<p>Mau dipakai kacamata lain?</p>
<p>Ok, sekarang kita pakai kaca mata politik.</p>
<p>Amerika sekarang ini berada dalam krisis politik; rakyatnya harus memilih apakah harus memilih pemimpin kulit hitam yang identik dengan Islam (walaupun bukan Islam), yaitu Barrack Husein Obama ataukah pelanjut aliran politik perang Bush, yaitu John Mc Cain?</p>
<p>Ibarat main catur, kedua calon ini bakalan membawa Amerika ke jurang yang lebih parah dari sebelumnya.</p>
<p>Kajian yang bagian ini lain kali (atau Kang Tara sudah bisa menganalisanya &#8230;)</p>
<p>Dari kacamata pendidikan:</p>
<p>Masyarakat Amerika yang berasal dari Eropa kin i malas-malas, sehingga posisi-posisi yang strategis direbut oleh orang non-Eropa, seperti Yahudi, India, Cina dan Jepang. Jelas sekali, ini sedikit banyak akan berdampak baik bagi negara2x tersebut dan akan merugikan Amerika sendiri.</p>
<p>Untuk yang terakhir ini, silakan search di youtube: &#8220;Stupid American&#8221;</p>
<p>Itu dulu, Kang &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
