Judul itu adalah kata-kata Sahabat Ali bin Abi Tholib. Seorang Sahabat Nabi yang ilmunya luar biasa hingga digelari oleh Rasul sebagai “Gerbangnya Ilmu”
Judul diatas dijadikan sebuah judul buku yang berisi kutipan-kutipan kalimat Ali.
Menarik buku itu. Sebagai penghibur hati dan pengolah jiwa. Meskipun kelihatrannya kalimat sepotong-sepotong, namun isinya luar biasa! Kata-kata Ali kurasakan sebagai indah, dalam, dan.. telak!
Indah, coba deh kalian baca. Akan kalian temukan bahasa-bahasa yang seindah air mengalir di sungai. Lincah meliuk.
Dalam, kata-kata Ali sangat sarat makna. Membongkar banyak kebenaran terdalam. Lagu Tombo AtiĀ (dinyanyikan Emha Ainun Nadjib) / Obat hati (dinyanyikan Opick) sebenarnya kan mengambil dari ujar-ujar Ali. sangat dalam kan isinya? Masih banyak lagi ujar-ujar Ali yang dalam.
Telak, karena kata-kata Ali banyak yang menohok diri kita. Seolah itu suatu pukulan yang menghantam titik terlemah diri kita. Menghantam telak kesalahan-kesalahan kita. Kata-katanya mengungkap kebenaran yang tak dapat disanggah. Suka tidak suka, kita terpaksa harus menerima/ mengakuinya.
Sebagai contoh, Ali berkata sebagai berikut (kurang lebihnya) :
“Berkacalah kamu. Jika yang kamu lihat adalah wajah yang baik, maka anggaplah itu buruk, karena kamu telah menaruh keburukan (dosa) diatas wajah yang baik. Jika yang kamu lihat adalah wajah yang buruk, maka anggaplah itu tetap buruk, karena dua keburukan telah kamu kumpulkan (wajah buruk + dosa)”
Aku membaca kalimat diatas dengan perasaan geli, mangkel, jengkel, dan… tak bisa melawan kebenaran dalam kalimat itu:)).

7 comments
Comments feed for this article
December 3, 2007 at 8:06 am
Sayap KU
Ade gak ngerti arti kalimat diatas mas… Jelasin!!
-Ade-
December 3, 2007 at 1:18 pm
Tara
Itu sebenernya kalimat apa adanya kok De, tidak ada yang implisit.
. Kalimat itu menyadarkan, betapa dosa-dosa kita telah membuat diri kita ini buruk:(.
Kalimat itu mengajarkan pada kita, bahwa dosa yang kita lakukan dalam hidup ini membuat diri kita buruk.
Kalimat itu membuat aku tertawa, karena tidak menyisakan kebanggaan sedikitpun pada manusia. Aku tertawa membayangkan orang yang berwajah cakap harus bermerah muka mendengar kalimat tersebut. Aku bisa membayangkan mereka berperasaan mangkel/jengkel dengan kalimat itu:))
Aku tertawa karena kalimat itu tidak memberi pilihan yang baik. Mau kita berwajah baik atau buruk, ujungnya sama: kita pasti buruk:)).
Kalimat itu juga terkesan kasar, karena ngatain orang yang wajahnya buruk (dibilangin sebagai mengumpulkan dua keburukan:p)
Tapi kalimat itu juga telak, mengungkapkan kebenaran yang tak terlawan
Mari kita beristighfar untuk semua dosa-dosa yang telah kita lakukan.. Astaghfirullah hal adziem..
January 2, 2008 at 8:50 am
Sayap KU
artinya yang benar itu benar dan yang salah itu salah … itu hukum MUTLAK tidak ada grey area diantaranya yah.
-Ade-
December 5, 2008 at 9:30 am
-eRna-
Info dong…aku bisa cari buku ini dimana ya ? Stock buku ini di Seluruh Gramedia sedang kosong. Thanks
October 30, 2009 at 1:01 pm
harry
Setuju, setuju banget dan memang isi dalam buku ini luar biasa. Tak ada kebohongan sedikitpun. Semoga Allah melimpahkan Rahmatnya bagi Ali bin Abi Thalib ra. Amin
November 14, 2009 at 4:11 pm
echa
yups..kutipan diatas juga sempat nusuk jantungku ketika aq dalam masalah.kutipan diatas membawa hidup baru untukku
April 11, 2011 at 11:43 am
dzackqia jelita
kau kekasih ku ya tuhan ku,aku sayang padamu ya rosul ku aku cinta engkau ya imam ku