Judul itu adalah kata-kata Sahabat Ali bin Abi Tholib. Seorang Sahabat Nabi yang ilmunya luar biasa hingga digelari oleh Rasul sebagai “Gerbangnya Ilmu”

Judul diatas dijadikan sebuah judul buku yang berisi kutipan-kutipan kalimat Ali.

Menarik buku itu. Sebagai penghibur hati dan pengolah jiwa. Meskipun kelihatrannya kalimat sepotong-sepotong, namun isinya luar biasa! Kata-kata Ali kurasakan sebagai indah, dalam, dan.. telak!

Indah, coba deh kalian baca. Akan kalian temukan bahasa-bahasa yang seindah air mengalir di sungai. Lincah meliuk.

Dalam, kata-kata Ali sangat sarat makna. Membongkar banyak kebenaran terdalam. Lagu Tombo AtiĀ  (dinyanyikan Emha Ainun Nadjib) / Obat hati (dinyanyikan Opick) sebenarnya kan mengambil dari ujar-ujar Ali. sangat dalam kan isinya? Masih banyak lagi ujar-ujar Ali yang dalam.

Telak, karena kata-kata Ali banyak yang menohok diri kita. Seolah itu suatu pukulan yang menghantam titik terlemah diri kita. Menghantam telak kesalahan-kesalahan kita. Kata-katanya mengungkap kebenaran yang tak dapat disanggah. Suka tidak suka, kita terpaksa harus menerima/ mengakuinya.

Sebagai contoh, Ali berkata sebagai berikut (kurang lebihnya) :

“Berkacalah kamu. Jika yang kamu lihat adalah wajah yang baik, maka anggaplah itu buruk, karena kamu telah menaruh keburukan (dosa) diatas wajah yang baik. Jika yang kamu lihat adalah wajah yang buruk, maka anggaplah itu tetap buruk, karena dua keburukan telah kamu kumpulkan (wajah buruk + dosa)”

Aku membaca kalimat diatas dengan perasaan geli, mangkel, jengkel, dan… tak bisa melawan kebenaran dalam kalimat itu:)).